Tragedi Kanjuruhan Tidak Kunjung Menemui Titik Terang

BeritaBolaTerbaru–  Tragedi Kanjuruhan tidak kunjung menemui titik terang hingga ketika ini. Korban selamat atau penyintas pun mendatangi Bareskrim Polisi Republik Indonesia buat meminta proses rekonstruksi ulang.

“Rekonstruksi yang dibuat oleh Polda Jatim, itu harus dilakukan ulang. Rekonstruksi yang dilakukan Polda Jatim dengan skema Pasal 359, 360, itu sama sekali tidak akan mampu menunjukkan konstruksi peristiwa yang seutuhnya dalam Tragedi Kanjuruhan. Karena itu kita mendesak dilakukan ulang,” kata Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan, yang ikut mendampingi korban Tragedi Kanjuruhan, di Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022).

Andy menyampaikan rekonstruksi ulang dievaluasi perlu dilakukan supaya sanggup menilik tuntas peristiwa yg mengakibatkan tewasnya 135 orang tadi. Tanpa dilakukan rekonstruksi ulang, lanjut dia, keadilan terhadap korban nir akan terpenuhi.

“Sehingga apa saja tindak pidana yang terjadi di malam hari itu, itu bisa kita runut kan lebih lengkap. Pasal-pasal apa saja yang bisa dikenakan dalam konteks peristiwa ini. Kepada pelaku tindak pidananya bisa dirunut kan lebih lengkap. Tanpa itu, maka keadilan untuk korban tidak akan bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sementara kuasa aturan korban, Anjar Nawan Yusky, menyampaikan, ketika melakukan rekonstruksi sebelumnya, para korban nir dihadirkan secara eksklusif. Padahal, lanjutnya, korban kala itu telah meminta buat dihadirkan.

BACA JUGA:

SUSUNAN TIM GABUNGAN PENCARI FAKTA TRAGEDI KANJURUHAN

“Kami sudah usulkan supaya rekonstruksi dilaksanakan di TKP langsung di Stadion Kanjuruhan. Tapi tidak di tanggapi, diabaikan,” ujarnya.

Menurutnya, hal tadi berdampak pada terciptanya konklusi berdasarkan satu sudut pandang. Anjar pula menyoroti soal nir adanya adegan penembakan gas air mata ke arah tribun yg dianggap sebagai pemicu korban berjatuhan.

“Ketika saksi kami tidak menghadiri hanya ada satu keterangan sepihak saja, hanya ada satu pihak keterangan dari Polri yang seolah-olah tidak ada tembakan gas air mata ke arah tribun,” kata dia.

“Ini kan tentu dirasa oleh para korban tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Nah untuk itulah kami berharap ini bisa diambil alih sama Mabes Polri supaya penanganannya lebih baik dan lebih maksimal dibuka terang benderang tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga pada akhirnya nanti para korban mendapatkan keadilan,” pungkas Anjar.

Anjar pun berharap masalah Tragedi Kanjuruhan ini diambil alih sepenuhnya sang Mabes Polisi Republik Indonesia. Hal itu supaya masalah ini sebagai jelas benderang.

SITUS BOLA TERPERCAYA 2022

MBO128

MBO128 adalah situs taruhan bola online terbaik dan terpercaya dengan liga terlengkap dan terupdate dan dapatkan bonus jeckpot Mixparlay sebesar 10 Juta yang telah direkomendari oleh Beritabolaterbaru. Ayo daftarkan dan dukung team andalan anda bersama MBO128, dengan mudah melakukan pendaftaran Klik disini.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by Live Score & Live Score App